Pages

Senin, 30 Maret 2015

"Yang Kedua, Adalah Sebuah Nyawa Dari Kamu"

Menulismu dalam Tangis, terdengar menyedihkan. Pada kenyataannya memang menyedihkan. Saya punya sosok perempuan yang menulis dalam tangisnya. Meraba pori-pori seseorang yang ia anggap sebagai mantra menunjang hidup. Kehidupannya bagai berputar dalam roda yang tak terduga akan berjalan diatas permukaan macam apa. Saya sebagai orang yang mendengarnya berbicara. Menunggui kesadarannya hingga perlahan mabuk sendirian, diruang tamu, kala hujan lebat tak berhenti sampai pagi.

Jiwanya seolah mekar bagai bunga-bunga yang berlabuh pada musim semi. Ketika ia menemukan seseorang yang mengarahkan mimpinya, cita-citanya dan bahkan cintanya. Ia menulis semua, melihat dengan terlongo-longo seseorang yang jemarinya tak pernah bersih dari cet atau guratan kasar dari ganggang pemahat. Ia telah jatuh cinta. Dan jatuh cinta membawanya dalam tangis.


Tulisan ini adalah salah satu sosok selain Nala, Nala seorang pelacur yang tidak sengaja membunuh suami orang. Yang membawa kabur segala barang bukti, kabur entah kemana. Sosok kedua inii adalah titisan jiwa dari seseorang, seseorang yang  sudah sangat nyaman dari kesendiriannya. Saya bahkan tidak bisa memberikan nama padanya, karena ia hanya satu, satu dan tanpa penyebut yang membuatnya menjadikan bukan dirinya. Kemunculan pada 22 Maret 2015, Solopos.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright 2012 witchtopia. Powered by Blogger
Blogger by Blogger Templates and Images by Wpthemescreator
Personal Blogger Templates