PENDAHULUAN
Seni akan selalu ada disetiap mata kuliah institute seni Indonesia . Termasuk seni rupa , pada semester awal para mahasiswa baru , seni rupa turut disertakan sebagai salah satu SKS yang wajib diambil oleh mahasiswa baru . Pengetahuan seni rupa diberikan pula kepada mahasiswa prodi seni tari dan bertujuan untuk mengenalkan lebih detail lagi tentang rupa yang termasuk pada rias , busana , pencahayaan dan juga tata panggung . Dan sebagai bukti bahwa mahasiswa seni tari telah mendapatkan pengetahuan seni rupa , maka disusunlah tugas ini yang berisi tentang pembahasan seni rupa yang telah di berikan oleh dosen yang bersangkutan .
ISI
PEMBAHASAN 1
· UNSUR – UNSUR SENI RUPA
1. TITIK adalah bagian terkecil dalam seni rupa .
2. GARIS adalah sebuah goresan yang titik awal dan titik akhirnya tidak saling bertemu .
3. TEKSTUR adalah kesan raba pada permukaan suatu bidang ( kasar dan halus ) .
4. 


BIDANG adalah sebuah goresan yang titik awal dan titik akhirnya saling bertemu . Contoh

5. 
BENTUK adalah sebuah unsur seni rupa yang memiliki volume atau ruang didalamnya . Contoh

BENTUK adalah sebuah unsur seni rupa yang memiliki volume atau ruang didalamnya . Contoh 6. WARNA : Menurut pendapat Sir Isac Newton 1642-1727, warna adalah hasil penguraian cahaya matahari melalui prisma dan spektrum warna yang menghasilkan warna pelangi: merah kuning, biru, jingga, kuning, hijau, unggu.
-pembagian warna :
n Warna primer: warna – warna ini merupakan warna tersendiri bukan hasil dari campuran warna apapun. Merah, kuning dan biru.
n Warna Sekunder: Warna campuran antara warna primer dengan warna primer. Hijau, jingga( oranye ) dan unggu (violet)
n Warna tersier : Campuran warna sekunder dan sekunder. Misal hijua dicampur dengan jingga menghasilkan jingga kehijauan atau hijau kejinggaan.Atau warna unggu dicampur jingga menghasilakan unggu kejinggaan atau jingga keunguan. Dlsb.
n Warna quartier : Warna campuran antara warna tersier dengan warna tersier. Ungu jingga (UJ) dicampur hijau jingga ( HJ) akan menjadi warna UJHJ.
-jenis warna
Ada 2 (tiga) jenis warna, yaitu :
1. Warna pigmen :
n a. Warna alami (pigmen):yang dihasilkan oleh alam (warna-warna yang sudah ada dialam ini).misal dari tulang, tanah liat, dedaunan, akar, kulit pohon,buah dlsb.
n b. Warna sintetis (pigmen) yang dibuat oleh manusia (sintetis) pabrikan untuk suatu tujuan-tujuan tertentu. Misal : naptol, indigosol. cat dlsb.
2. Warna Cahaya : warna yang dihasilkan oleh alam atau manusia.manusia modern memanfaatkan untuk kepentingan yang terkait dengan tehnologi , lampu panggung ,digital atau komputer.
-peranan warna
n Warna sebagai warna : warna berdiri sebagai warna itu sendiri, Biasanya warna ini sekedar membedakan dari benda satu dengan benda yang lain tanpa maksud apapun.
n Warna sebagai Representatif
Bahwa hadirnya warna merupakan penggambaran sifat obyek secara nyata, atau penggambaran dari suatu obyek alam sesuai dengan apa yang dilihatnya.
n Warna sebagai Lambang / Simbol
Bahwa hadirnya warna merupakan lambang atau melambangkan sesuatu yang merupakan tradisi atau pola umum
n Warna sebagai ekspresi
Bahwa hadirnya warna tersebut merupakan hasil ungkapan batin sang seniman .
PEMBAHASAN 2
Komposisi merupakan azas perakitan , penghunbunagn, penggabungn , pemaduan atau tata susun yang berkaitan dengan visualisasi gagasan dalam karya seni.
v Macam – macam komposisi
Ø Komposisi Terbuka :
§ Kompopsisi yang susunan unsur – unsur visualnya memberi kesan , berlanjut, melebar, terbuka .
Ø Komposisi tertutup :
§ Komposisi yang masing masing unsurnya menggerombol,, mengikat, tertutup.
v Pola komposisi
Ø Perulangan ( repetisi )
Ø Pergantian ( alternasi )
Ø Pancaran ( radiasi )
Ø Peralihan ( gradasi )
Ø Penyimpangan (anomaly)
Ø Pebedaaan ( kontras )
PEMBAHASAN 3
· CAHAYA benda disekitar kita dengan segala warna-warninya dapat dilihat karena adanya cahaya yang terpantul dari obyek sekitar kita kearah mata kita.
PEMBAHASAN 4
· PENGGOLONGAN SENI
1. Seni tradisional : turun temurun , secara kelompok , sesuai pakem , simbolik , sifatnya monoton .
2. Seni modern : mandiri atau pribadi , bebas aturan / tanpa pakem , bertujuan untuk hiburan / kepuasan , sifatnya selalu menampilkan hal – hal yang baru .
PEMBAHASAN 5
· GAYA DALAM SENI LUKIS / RUPA
1. Klasisme ( klasik )
2. Realisme ( nyata )
3. Naturalisme ( natural / alami )
4. Kubisme ( kube )
5. Ekspresionisme ( penuh ekspresi )
6. Abstrak ( tak beraturan / tak berbentuk )
7. Pop art ( popular )
8. Surealisme ( dunia mimpi )
9. Romantisme ( suasana hati )
10. Dekoratisme ( banyak hiasan / rumit )
PENUTUP
Semoga tugas ini dapat bermanfaat untuk kedepannya .
